Dapat diprediksi bahwa para generasi muda akan bersifat acuh terhadap permasalahan yang terjadi di sekitarnya karena memang tidak dibiasakan berpikir. Mereka terjebak di dalam kefanaan dunia akibat hanya menjadikan yang enak-enak saja dari para role model mereka sebagai anutan mereka. Padahal banyak yang bisa dijadikan bahan pembelajaran dari seorang role model. tentu, apabila kita memiliki role model seorang artis, maka yang dapat kita ambil hanya yang enak-enak saja (baca: foya-foya) karena memang media tidak memihak, hanya menampilkan sisi keglamoran seorang artis. Untuk apa kegiatan sehari-hari seoranga artis dipublikasikan? Akan lebih baik media mengekspos kisah dibalik kesuksesan mereka atau prinsip-prinsip hidup yang mereka anut, sehingga bisa juga dijadikan pembelajaran.
Hal ini sangat kontras apabila dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang jelas memberi sumbangsih terhadap pemikiran dan kemajuan dunia. Adnan Oktar, misalnya. tokoh yang lebih dikenal sebagai Harun Yahya ini layak dijadikan panutan. Kita bisa mebaca sejarahnya bahwa beliau berjuang demi kebenaran. Beliau menentang pemikiran-pemikiran sesat seperti teori evolusi, bahkan dalam perjuangan itu beliau sempat dipenjara selama bertahun-tahun. subhanallah, hal itu tidak menjadikan hambatan bagi beliau untuk terus menegakkan prinsipnya. Begitu juga dengan kisah Nelson mandela dan tokoh-tokoh lain.
Yang perlu dijadikan anutan dari seorang role model yaitu prinsip yang dimiliki oleh seorang role model sehingga menjadikan karakter dalam pribadi seseorang. Hal ini yang banyak tidak terlihat dari generasi muda kita saat ini, entah karena bosan atau tidak menyukai kisah tokoh-tokoh tersebut atau memang diri mereka yang tidak mampu menyerap ilmu dari tokoh-tokoh tersebut akibat pembodohan global yang marak terjadi saat ini.
Sungguh miris, berubahlah para penerus bangsa!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar